Aset pencipta kekayaan
Investasi Finansial 11.36
Oleh: Mike R. Sutikno
Aset atau harta, adalah segala sesuatu yang kita miliki yang bernilai uang. Namun, tidak semua harta bisa menciptakan kekayaan. Ingatlah selalu bahwa harta yang bisa menciptakan kekayaan hanyalah yang memasukkan uang ke dalam dompet Anda.
Jika sebaliknya terus-menerus mengeluarkan biaya itu namanya utang. Harta yang dapat menciptakan kekayaan nilainya akan naik terus-menerus dari tahun ke tahun atau dia akan memberikan arus kas masuk untuk Anda.
Contohnya, tanah, rumah, perhiasan, deposito berjangka, obligasi atau saham. Sementara mobil, motor, peralatan rumah tangga, barang-barang elektronik yang walaupun penting digunakan untuk aktivitas rumah tangga, tetapi tidak menciptakan kekayaan secara langsung.
Karena nilai mereka terdepresiasi terus-menerus. Tak jarang dalam proses menciptakan kekayaan, seseorang bisa saja meminjam uang dan menyebabkannya memiliki utang.
Hati-hati, hanya utang yang digunakan untuk tujuan membeli harta yang nilainya naik melebihi kewajiban utangnya, maka dia akan menimbulkan efek penciptaaan kekayaan. Contoh: kredit pemilikan rumah.
Berikut ini adalah beberapa jenis harta yang bisa membantu Anda menciptakan kekayaan secara otomatis:
# Simpanan di bank
Kita berhubungan dengan bank hampir setiap hari untuk melakukan berbagai transaksi keuangan. Bank tak diragukan lagi adalah tempat menyimpan uang dan menjadi fasilitator dari aktivitas menabung dan berinvestasi.
Orang gajian menerima gajinya di rekening tabungan. Walaupun untungnya kecil sekali tetapi simpanan harian ini sudah merupakan awal yang baik bagi terbentuknya kebiasaan menabung yang disiplin.
Selanjutnya, orang dapat membuka rekening tabungan berencana dalam jangka 1 atau 3 tahun, bahkan bisa lebih lagi. Jenis tabungan ini memang tidak ditujukan untuk kebutuhan transaksi harian melainkan tujuan keuangan tertentu di depan. Contoh: dana pendidikan anak, naik haji.
Adapun, deposito adalah sejumlah uang yang disimpan selama jangka waktu tertentu, yang berkisar mulai dari 7 hari (mingguan), bulanan sampai tahunan. Deposito cocok untuk orang yang mengutamakan keamanan atas dana tunai mereka.
Bunga deposito di bank konvensional, atau nisbah bagi hasil dari deposito bank syariah, dapat memberikan pendapatan arus kas secara rutin secara mantap dengan likuiditas tinggi yang belum tentu bisa diberikan jenis harta lainnya.
# Reksa dana
Sebuah wadah kumpulan dana investor yang dikelola dengan strategi investasi tertentu untuk mendapatkan keuntungan. Begitulah kurang lebih reksa dana. Sementara para investor memiliki reksa dana secara kolektif, dana reksa dana di kelola oleh manajer investasi yang profesional untuk tujuan mendapatkan keuntungan tadi.
Para manajer investasi menempatkan dana investor ke dalam produk investasi pasar modal yaitu surat berharga seperti saham dan obligasi, yang mereka yakini dapat memberikan tingkat keuntungan yang optimal.
Suatu reksa dana bisa menghasilkan uang untuk Anda dari surat berharga yang dimilikinya dengan dua cara: a) pendapatan arus kas dari pembayaran deviden saham, atau pendapat-an kupon bunga obligasi; b) kenaikan harga saham dan obligasi.
Sebaliknya Anda bakalan kehilangan uang, jika surat berharga yang menyusun reksa dananya turun. Bagian Anda di dalam reksa dana dinyatakan dengan satuan "unit". Harga dari unit reksa dana cenderung berfluktuasi setiap harinya.
Nilai dari sebuah unit disebut dengan nilai aktiva bersih (NAB). Reksa dana memberikan keunggulan kolektivitas, diversifikasi risiko, pengelolaan manaje investasi yang profesional, likuiditas serta transparansi kebijakan investasi.
Ini memenuhi kualifikasi sistematika penciptaan kekayaan otomatis yang sederhana untuk beberapa alasan: a) Anda bisa menyerahkan kepada profesional yang jelas-jelas lebih jago dari Anda; b) murah ; c) mudah dipahami d) bisa dibeli dan dijual kapan saja ; e) pertumbuhan tinggi dalam jangka panjang.
# Saham
Ketika membeli saham berarti Anda ikut memiliki perusahaan yang menerbitkan saham itu. Kepemilikan Anda adalah sebatas jumlah saham yang Anda miliki. Jadi kalau Anda membeli saham Coca Cola, Anda boleh mengklaim sebagai pemiliknya. Perusahaan untung, Anda juga untung. Sederhana bukan?
Pertama-tama Anda harus membuka rekening di perusahaan broker saham. Saat ini banyak broker saham yang memperbolehkan pembukaan rekening dengan Rp10 juta saja. Selanjutnya Anda bisa membeli saham secara rutin misalnya sebulan sekali.
Ini dikenal dengan dolar cost averaging, agar Anda tak perlu repot meramal kapan waktu yang tepat masuk ke pasar. Keuntungan memiliki saham terutama pada potensi kenaikan harganya dalam jangka panjang.
Walaupun begitu, karena saham sangat sensitif terhadap gejolak ekonomi dan politik, makanya harganya berfluktuasi setiap harinya.Karena itu lakukan diversifikasi, dengan membeli jenis saham dari kategori industri yang berbeda.
Simpanlah saham Anda paling tidak 3 sampai 5 tahun, paling bagus 10 tahun berdasarkan fundamental perusahaannya. Nah cukup banyak indikator performa saham yang mesti Anda pahami, seperti earning per share (EPS), nilai bu-ku, price to earning (P/E) ratio, net profit, deviden payout.
Bingung? Pilihan lain, Anda dapat mengikuti skema portofolio management yang dirancang khusus sesuai dengan profil risiko Anda. Tentukan apa yang Anda inginkan, dan serahkan pada ahlinya.
Ini cocok untuk Anda yang memiliki dana menganggur tapi tak mau repot, tak punya waktu dan tetap ingin menciptakan kekayaan secara otomatis.
# Obligasi
Obligasi seringkali dituduh sebagai investasi untuk 'orang tua', yang mampu membeli hanya 'orang kaya', atau cuma cocok buat mereka yang 'sangat konservatif'.
Pada kenyataannya surat berharga yang satu ini memiliki posisi strategis sebagai penyeimbang dalam berbagai model portofolio investasi. Jika Anda perhatikan, penerbit obligasi tidak saja berjanji akan mengembalikan nilai pokok obligasi (prinsipal) ketika obligasi jatuh tempo, tetapi juga membayar pendapatan bunga obliga-si secara periodik selama jangka waktu obligasi berlangsung.
Karena itu, obligasi memberikan efek penciptaan kekayaan secara otomatis kepada pemegangnya atas arus kas yang dibayarnya, dimana rata-rata kupon bunga obligasi lebih tinggi daripada deposito bank.
Namun, obligasi sensitif dan bergerak berlawanan terhadap suku bunga bank, harga obligasi akibatnya berfluktuasi. Jika menjualnya saat harga naik - Anda untung. Jika harganya turun, Anda tak harus merealisasikan kerugiannya. Simpan saja sampai jatuh tempo.
Aset atau harta, adalah segala sesuatu yang kita miliki yang bernilai uang. Namun, tidak semua harta bisa menciptakan kekayaan. Ingatlah selalu bahwa harta yang bisa menciptakan kekayaan hanyalah yang memasukkan uang ke dalam dompet Anda.
Jika sebaliknya terus-menerus mengeluarkan biaya itu namanya utang. Harta yang dapat menciptakan kekayaan nilainya akan naik terus-menerus dari tahun ke tahun atau dia akan memberikan arus kas masuk untuk Anda.
Contohnya, tanah, rumah, perhiasan, deposito berjangka, obligasi atau saham. Sementara mobil, motor, peralatan rumah tangga, barang-barang elektronik yang walaupun penting digunakan untuk aktivitas rumah tangga, tetapi tidak menciptakan kekayaan secara langsung.
Karena nilai mereka terdepresiasi terus-menerus. Tak jarang dalam proses menciptakan kekayaan, seseorang bisa saja meminjam uang dan menyebabkannya memiliki utang.
Hati-hati, hanya utang yang digunakan untuk tujuan membeli harta yang nilainya naik melebihi kewajiban utangnya, maka dia akan menimbulkan efek penciptaaan kekayaan. Contoh: kredit pemilikan rumah.
Berikut ini adalah beberapa jenis harta yang bisa membantu Anda menciptakan kekayaan secara otomatis:
# Simpanan di bank
Kita berhubungan dengan bank hampir setiap hari untuk melakukan berbagai transaksi keuangan. Bank tak diragukan lagi adalah tempat menyimpan uang dan menjadi fasilitator dari aktivitas menabung dan berinvestasi.
Orang gajian menerima gajinya di rekening tabungan. Walaupun untungnya kecil sekali tetapi simpanan harian ini sudah merupakan awal yang baik bagi terbentuknya kebiasaan menabung yang disiplin.
Selanjutnya, orang dapat membuka rekening tabungan berencana dalam jangka 1 atau 3 tahun, bahkan bisa lebih lagi. Jenis tabungan ini memang tidak ditujukan untuk kebutuhan transaksi harian melainkan tujuan keuangan tertentu di depan. Contoh: dana pendidikan anak, naik haji.
Adapun, deposito adalah sejumlah uang yang disimpan selama jangka waktu tertentu, yang berkisar mulai dari 7 hari (mingguan), bulanan sampai tahunan. Deposito cocok untuk orang yang mengutamakan keamanan atas dana tunai mereka.
Bunga deposito di bank konvensional, atau nisbah bagi hasil dari deposito bank syariah, dapat memberikan pendapatan arus kas secara rutin secara mantap dengan likuiditas tinggi yang belum tentu bisa diberikan jenis harta lainnya.
# Reksa dana
Sebuah wadah kumpulan dana investor yang dikelola dengan strategi investasi tertentu untuk mendapatkan keuntungan. Begitulah kurang lebih reksa dana. Sementara para investor memiliki reksa dana secara kolektif, dana reksa dana di kelola oleh manajer investasi yang profesional untuk tujuan mendapatkan keuntungan tadi.
Para manajer investasi menempatkan dana investor ke dalam produk investasi pasar modal yaitu surat berharga seperti saham dan obligasi, yang mereka yakini dapat memberikan tingkat keuntungan yang optimal.
Suatu reksa dana bisa menghasilkan uang untuk Anda dari surat berharga yang dimilikinya dengan dua cara: a) pendapatan arus kas dari pembayaran deviden saham, atau pendapat-an kupon bunga obligasi; b) kenaikan harga saham dan obligasi.
Sebaliknya Anda bakalan kehilangan uang, jika surat berharga yang menyusun reksa dananya turun. Bagian Anda di dalam reksa dana dinyatakan dengan satuan "unit". Harga dari unit reksa dana cenderung berfluktuasi setiap harinya.
Nilai dari sebuah unit disebut dengan nilai aktiva bersih (NAB). Reksa dana memberikan keunggulan kolektivitas, diversifikasi risiko, pengelolaan manaje investasi yang profesional, likuiditas serta transparansi kebijakan investasi.
Ini memenuhi kualifikasi sistematika penciptaan kekayaan otomatis yang sederhana untuk beberapa alasan: a) Anda bisa menyerahkan kepada profesional yang jelas-jelas lebih jago dari Anda; b) murah ; c) mudah dipahami d) bisa dibeli dan dijual kapan saja ; e) pertumbuhan tinggi dalam jangka panjang.
# Saham
Ketika membeli saham berarti Anda ikut memiliki perusahaan yang menerbitkan saham itu. Kepemilikan Anda adalah sebatas jumlah saham yang Anda miliki. Jadi kalau Anda membeli saham Coca Cola, Anda boleh mengklaim sebagai pemiliknya. Perusahaan untung, Anda juga untung. Sederhana bukan?
Pertama-tama Anda harus membuka rekening di perusahaan broker saham. Saat ini banyak broker saham yang memperbolehkan pembukaan rekening dengan Rp10 juta saja. Selanjutnya Anda bisa membeli saham secara rutin misalnya sebulan sekali.
Ini dikenal dengan dolar cost averaging, agar Anda tak perlu repot meramal kapan waktu yang tepat masuk ke pasar. Keuntungan memiliki saham terutama pada potensi kenaikan harganya dalam jangka panjang.
Walaupun begitu, karena saham sangat sensitif terhadap gejolak ekonomi dan politik, makanya harganya berfluktuasi setiap harinya.Karena itu lakukan diversifikasi, dengan membeli jenis saham dari kategori industri yang berbeda.
Simpanlah saham Anda paling tidak 3 sampai 5 tahun, paling bagus 10 tahun berdasarkan fundamental perusahaannya. Nah cukup banyak indikator performa saham yang mesti Anda pahami, seperti earning per share (EPS), nilai bu-ku, price to earning (P/E) ratio, net profit, deviden payout.
Bingung? Pilihan lain, Anda dapat mengikuti skema portofolio management yang dirancang khusus sesuai dengan profil risiko Anda. Tentukan apa yang Anda inginkan, dan serahkan pada ahlinya.
Ini cocok untuk Anda yang memiliki dana menganggur tapi tak mau repot, tak punya waktu dan tetap ingin menciptakan kekayaan secara otomatis.
# Obligasi
Obligasi seringkali dituduh sebagai investasi untuk 'orang tua', yang mampu membeli hanya 'orang kaya', atau cuma cocok buat mereka yang 'sangat konservatif'.
Pada kenyataannya surat berharga yang satu ini memiliki posisi strategis sebagai penyeimbang dalam berbagai model portofolio investasi. Jika Anda perhatikan, penerbit obligasi tidak saja berjanji akan mengembalikan nilai pokok obligasi (prinsipal) ketika obligasi jatuh tempo, tetapi juga membayar pendapatan bunga obliga-si secara periodik selama jangka waktu obligasi berlangsung.
Karena itu, obligasi memberikan efek penciptaan kekayaan secara otomatis kepada pemegangnya atas arus kas yang dibayarnya, dimana rata-rata kupon bunga obligasi lebih tinggi daripada deposito bank.
Namun, obligasi sensitif dan bergerak berlawanan terhadap suku bunga bank, harga obligasi akibatnya berfluktuasi. Jika menjualnya saat harga naik - Anda untung. Jika harganya turun, Anda tak harus merealisasikan kerugiannya. Simpan saja sampai jatuh tempo.




