Indonesia Sumbang Porsi 1,83% Aset Keuangan Syariah Dunia

Bank Indonesia (BI) melihat perkembangan yang sangat luar biasa untuk industri keuangan syariah, di mana dalam dua dekade terakhir pertumbuhannya begitu pesar dari USD137 miliar pada 1996, menjadi USD1,3 triliun pada 2011.

Hal tersebut diutarakan Deputi Gubernur Bank Indonesia Halim Alamsyah, dalam Seminar Internasional Keuangan Syariah ke-2: “Can Islamic Finance Focus on Productive Economic Activities Promote Growth and Financial Stability” di Bandung, Jawa Barat, Senin, 7 Mei 2012.

“Saat ini keuangan syariah telah menjadi bagian penting dari perkembangan pasar keuangan global. Dalam waktu dekat, atau di tahun 2015 diprediksi aset keuangan syariah bisa mencapai USD5 triliun,” tandasnya.

Khusus untuk Indonesia sendiri, lanjutnya, total aset keuangan syariah telah mencapai Rp214 triliun atau sekitar USD23,8 miliar. Di mana sebesar 69,5% dikontribusikan perbankan syariah, dan sebesar 18,7% dari obligasi syariah atau sukuk.

Dari sisi aset industri keuangan global, sebagaimana dilaporkan McKinsey Global Institute, total aset keuangan global mencapai USD198 triliun.

Halim menambahkan, bila diperkirakan pertumbuhan aset sekitar 5% saja, apda 2011 total aset mencapai USD208 triliun.

“Sementara aset keuangan syariah sebesar USD1,3 triliun di 2011, maka pangsa pasar keuangan syariah masih sangat kecil sekitar 0,6% untuk memberikan pengaruh ke pasar keuangan global. Untuk itu diperlukan upaya keras dari semua pemangku kepentingan (stakeholders) untuk meningkatkan kontribusi keuangan syariah,” tutupnya.

Redaksi : InfoBankNews.com

Posted by INFO GeRATIS on 12.35. Filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0

0 comments for Indonesia Sumbang Porsi 1,83% Aset Keuangan Syariah Dunia

Leave comment

GeRATIS Info meledakkan Penghasilan Anda:

Segera cek email Anda untuk mengaktifkan


Frans Ana

Phone : +6221 95800002


FOLLOW US :

2010 INFO GeRATIS. All Rights Reserved. - Written by : Frans Firdaus