5 Layanan Internet Asia yang Bisa Bersaing dengan Google
Bisnis Internet 15.04
Siapa yang tak kenal dengan Google salah satu layanan internet yang
paling dicari di seluruh dunia. Selain Google juga ada Facebook yang
mempunyai penggemar paling banyak untuk jejaring sosial di jagat raya
serta Yahoo.
Mungkin Google, Facebook serta Youtube dan yang lainnya bisa berjaya
di dunia internet. Tapi perlu diketahui, ada beberapa perusahaan asal
Asia yang bisa berjaya di tanah airnya sendiri dan bisa mengalahkan nama
besar meraka di dunia maya.
Biasanya para perusahaan itu berbasis di Asia Timur yang bisa
bersaing dengan layanan terbesar di dunia. Berikut layanan internet
Asia yang bisa bersaing dengan Google, Facebook, Youtube dan yang
lainnya yang dilansir dari Business Insider.
1. Baidu
Baidu adalah layanan web yang berpusat di Kampus Baidu yang terletak
di Distrik Haidian, Beijing, RRC. Baidu menawarkan berbagai fasilitas
termasuk mesin pencarian untuk situs web, file audio, maupun gambar
dalam aksara.
Selain itu, Baidu menawarkan layanan komunitas dan pencarian yang
ditawarkan sebanyak 57 jenis diantaranya Baidu baike. Maka tak heran di
Negeri Tirai Bambu ini Google kewalahan dalam menyaingi kepopularitasan
Baidu.
Sejak didirikan tahun 2000 oleh Robin LI dan Eric Xu ini, Baidu telah menuai pangsa pasar di China sebesar 60%.
2. Tencent
Tencent atau Tencent QQ atau biasa disingkat QQ adalah program
pengiriman paling populer di Tiongkok daratan. QQ muncul sebagai
fenomena budaya modern, sekaligus memiliki beberapa fitur diantaranya
fitur permainan, hewan peliharaan, pengunduhan dan lain-lain.
Perlu diketahui QQ adalah perusahaan internet terbesar ketiga di
dunia dengan nilai kapitasilasi pasar USD 38 miliar dan di bawah Google
dan Amazon.
Sejak didirikan di Shenzhen pada tahun 1998, Tencent tercatat
sebagai jejaring sosial terbesar di China dan pada tahun 2010 pengguna
QQ tercatat sekitar 647 juta. Maka tak heran seperti Facebook dan Zynga
tidak berdaya di Negeri Tirai Bambu ini.
3. Never
Selain di China, Google juga kewalahan di Negeri Gingseng ini,
pasalnya pemain lokal seperti Never mampu menjadi primadona. Never
adalah mesin pencari online yang selalu di cari oleh rakyat Korea
Selatan.
Never sendiri diluncurkan pada tahun 1999 oleh mantan karyawan
Samsung dan memulai debutnya sebagai portal web pertama yang digunakan
milik sendiri dengan mesin pencari.
Selain itu, pada tahun 2011 lalu Never mempunyai pangsa pasar sebesar
70% di Korea Selatan dan secara global Never menempati urutan ke lima
mesin pencari terpopuler setelah Google, Yahoo, Baidu, dan Bing.
4. Mixi
Mixi merupakan salah satu jejaring sosial di Jepang yang dimulai
sejak tahun 2004. Di Jepang ini juga Facebook kurang terdengar namanya
karena sepakterjang dari Mixi yang begitu menggurita.
Fokus dari Mixi adalah masyarakat hiburan yakni bertemu dengan
orang-orang yang baru berdasarkan kepentingan bersama, seperti khasnya
situs jejaring sosial yang ada. Tapi, keunikan yang didapat Mixi adalah
profil pengguna banyak diwakili dengan Avatar dan nama palsu yang bukan
identitas sebenarnya.
Perlu diketahui juga, bahwa Mixi pernah menguasai pagsa pasar sebesar
80% di jejaring sosial di Negeri Sakura ini. Sampai saat ini Mixi masih
number one meskipun Facebook masih mengadakan perlawanan.
5. Tudou
China terkenal di dunia dengan kemahirannya dalam membuat tandingan,
salah satunya Tudou yang sanggup menandingi Youtube yang menjadi lawan
beratnya dalam dunia meng-upload video.
Layanan ini diluncurkan pada bulan April 2005 lalu dan pada tahun 2007 melayani 55 juta video setiap hari.
Menurut layanan pelacakan China iResearch, pada tahun 2007, Tudou
memiliki lebih dari 50% dari pasar video online China. Dalam iResearch
melaporkan Tudou mencapai 95 juta pengunjung unik pada bulan Juni 2009
dan 170 juta pada Juni 2010. (HN/ marketing.co.id)




