Ubah Mental Mulai dari Sekarang, Jika Ingin Sukses
Feature 12.41
Semua Kerja & Usaha sudah dijalani untuk mewujudkan impian untuk menjadi entrepreneur Sukses, namun pada kenyataannya usaha Anda malah berjalan biasa-biasa saja.
Semangat wirausaha yang menggebu-gebu kadang
datang secara tiba-tiba dan biasanya itu terjadi sesaat setelah mengikut
seminar motivasi bisnis. Namun tak bisa dipungkiri, pasti ada saat Anda
mengalami penurunan atau demotivasi semangat wirausaha.
Atau Anda sangat menyadari bahwa sudah saatnya
Anda memulai bisnis sendiri, bahkan sudah ikut komunitas para pebisnis tapi
sudah bertahun-tahun lamanya Anda tidak berani memutuskan untuk keluar dari
pekerjaan di perusahaan orang lain.
Bahkan saya ada memiliki sahabat, sudah lebih
dari 5 tahun sangat berkeinginan sekali mempunyai usaha atau bisnis sendiri,
posisinya dia sampai sekarang masih bekerja di perusahaan milik orang tuanya,
Namun hingga detik ini tidak berani memutuskan keluar karena merasa bersalah
jika mengambil keuntungan dari produk yang jual.
Bisnis Anda naik turun tidak ada kemajuan yang
signifikan, masalahnya bukan karena ketidaktahuan Anda mengenai manajemen,
bukan disebabkan anda tidak mengerti soal marketing dan selling. Ini adalah
soal mental blok yang selalu menghalangi jalan anda untuk mewujudkan apa yang
anda inginkan.
Tidak hanya itu, kadang banyak hal yang tidak
Anda inginkan selalu hadir dalam kehidupan kita jadi bukan yang kita inginkan.
Lalu apa yang menyebabkan demikian?
Ternyata tanpa disadari, Anda masih saja
menyimpan mental blok dalam kehidupan Anda. Masalah ini sering disepelekan dan
diremehkan.
Solusi yang selalu dicari adalah mengikuti
berbagai macam seminar motivasi tapi hanya bertahan sesaat setelah itu anda
kembali loyo lagi.
Mulai dari sekarang, coba anda renungkan dan
temukan, Mental blok apa yang anda simpan dalam diri anda?
“Saya Sudah Melakukan Yang Terbaik”
Penghambat Sukses Anda
Saat Anda mengatakan “Saya sudah
melakukan yang terbaik” artinya Anda sudah menutup peluang perbaikan.
Ini adalah mental block. Benarkah Anda sudah melakukan yang terbaik? Atau hanya
merasa sudah melakukan yang terbaik?
Jika Anda tetap bersikukuh bahwa Anda sudah
melakukan yang terbaik, maka Anda sudah punya cukup alasan untuk tidak
memperbaiki ikhtiar Anda dan dengan mudah menyalahkan takdir untuk kegagalan
atau kekurangan Anda.
Jika Anda sudah merasa melakukan yang terbaik,
maka berhentilah sampai disana usaha Anda. Tidak ada usaha tambahan dan tidak
ada lagi bagaimana agar Anda mendapatkan hasil yang lebih baik.
Saya Bingung Mau Melakukan Apa Lagi
Bingung berarti Anda BELUM
mengetahuinya. Bukan berarti tidak ada cara lagi untuk melakukan ikhtiar Anda
dengan lebih baik lagi. Anda harus bisa membedakahan antara “belum mengetahui”
dengan “tidak ada”. Mengatakan ‘tidak ada” itu paling mudah sebab Anda
menyalahkan apa-apa yang diluar diri Anda. Dan, Anda memiliki cukup alasan
untuk berhenti.
Sementara, saat Anda mengatakan “belum
mengetahui” maka Anda membuka diri untuk mengetahui cara yang lebih baik lagi,
cara tercepat, cara tercanggih, dan sebagainya.
Sekarang Anda bisa melihat, bahwa mengatakan
“saya sudah melakukan yang terbaik”, adalah sebuah tanda ada mental block dalam
diri orang tersebut. Mulai sekarang, berhentilah mengatakan itu. Potensi yang
diberikan Allah itu sangat dahsyat, kita hanya belum menggalinya.
Anda sudah diberikan nikmat oleh Allah, yaitu
potensi diri yang luar biasa besar, namun dengan mudah kita bersikap seolah
tidak ada lagi potensi dalam diri yang bisa kita gali.
Pertanyaan-pertanyaan
Membuka Mental Block
Sudahkah Anda Melakukan Dengan
Keterampilan Yang Tinggi?
Banyak sekali contoh, orang yang memiliki
keterampilan tinggi mampu melakukan sesuatu lebih cepat dan lebih baik.
Pertanyaannya adalah, sudahkan Anda melatih keterampilan diri Anda yang
berkaitan dengan pekerjaan Anda? Sudahkah keterampilan Anda mencapai level
tertinggi? Sudahkah Anda melatih diri dengan cara yang benar? Jika sudah,
keterampilan apa saja yang sudah Anda latih dan apakah semua keterampilan yang
diperlukan sudah Anda latih?
Jangankan sudah melatih, kadang memikirkannya
saja tidak!
Sudahkah Semua Ide Anda Gali?
“Bingung, mau melakukan apa lagi?”
Sumber : Berbagai sumber





