Jual Saham Garuda, Bahana Kantongi Dana Segar Rp577,22 Miliar
Pasar Modal 13.44
Jika dihitung berdasarkan harga rata-rata penutupan hingga 6 bulan yang lalu harga tersebut merupakan premium. Dwitya PutraJakarta–PT Bahana Securities mengaku telah rampungkan penjualan saham PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) sebanyak 931.038.225 saham atau 4,12% kepemilikkan saham di GIAA. Dengan penjualan tersebut, Bahana Securities mendapatkan dana segar mencapai Rp577,22 miliar.
“Kami menjual blocksale kepada Trans Airways di harga Rp620 per saham. Itu seluruh saham yang ada di kami,” kata Direktur Utama Bahana Securities Eko Yuliantoro, saat Konfrensi Pers di Gedung Graha Niaga Jakarta, 24 April 2012.
Eko menuturkan, kesepakatan harga jual Rp620 per saham ini didasarkan pada surat penawaran yang diajukan oleh pembeli tertanggal 12 April lalu berdasarkan harga penutupan pada 11 April 2012 yang ditutup pada harga Rp600 per saham atau menawar premium sebesar 3,3%.
“Kami setuju terhadap harga penawaran tersebut di tanggal 13 April lalu,” jelas Eko.
Jika dihitung berdasarkan harga rata-rata penutupan selama 1 bulan, 3 bulan dan 6 bulan yang lalu maka harga tersebut menawarkan premium berturut-turut sebesar 1,7%, 4,4% dan 22%.
Dalam penjualan saham ini, Bahana bersama Mandiri Sekuritas dan Danareksa telah menunjuk dan menugaskan Morgan Stanley sebagi Financial Advisor untuk melakukan proses penjualan saham GIAA, yang telah melaksanakan proses penjualan saham GIAA ini sesuai dengan market practice yang berlaku di pasar modal dengan menyampaikan penawaran kepada sejumlah potensial investor.
Jika dihutung bersama dengan Danareksa dan Mandiri Sekuritas, total penjualan saham dilakukan sekitar 2,321 miliar saham atau 10,27% kepemilikan saham di GIAA.
Namun, Eko mengaku tak tahu menahu apakah kedua sekuritas pelat merah tersebut juga melepas seluruh saham GIAA milik mereka. Harga yang terjadi pun masih sebesar Rp620 per saham. (infobanknews.com)




